Sunday, 22 February 2015

Karena mengajar adalah belajar.

Tercatat sebagai mahasiswa tingkat akhir di sebuah fakultas ilmu pendidikan, artinya saya sedang mengontrak mata kuliah PPL (Program Pelatihan Lapangan). Berkutat dengan RPP, LKS, Media, dan soal tes hampir setiap harinya. Dan tentu bertemu dengan anak-anak yang bermacam-macam sifat dan gayanya. Hal yang saya pelajari hingga detik ini adalah bahwa mengajar ternyata membuat kita -guru- belajar. Ya, belajar apa saja. Belajar mengenai materi yang akan disampaikan, dan belajar mengenai cara mengajarkan. Dan ternyata bukan hanya itu saja. Saya menyadari bahwa selain pengetahuan, saya belajar juga mengenai arti memaafkan dari anak-anak. Sehebat apapun mereka bertengkar, saling ejek dan tak jarang saling "toel" hingga mungkin ada yang sampai menangis, beberapa saat kemudian mereka bisa bercanda dan tertawa bersama. Iya, mereka hebat. Mereka paham bahwa itu hanya bercanda, kemudian mereka dengan mudah memaafkan, kembali bermain seolah tak terjadi apa-apa. Semoga kita yang -mengaku- sudah dewasa, mampu dengan mudah memaafkan kesalahan, baik kesalahan orang lain terlebih kesalahan diri sendiri.

No comments:

Post a Comment