Tuesday, 30 September 2014

Ia Bernama Hati

Hati ini terkadang lucu, tetiba sakit oleh hal yang tak bersalah bahkan tak tahu apa-apa. Misalnya, ketika hati menginginkan A, tetapi hati tak berusaha untuknya, kemudian ia kecewa begitu saja. Haha kecewa akan ulahnya. Tak masuk logika.

Mau menyalahkan? ah percuma saja.Yang bisa dilakukan mungkin hanya mensinkronkan hati dengan otak, si pengendali segala. Semoga hati tak keras kepala.

Tuesday, 23 September 2014

No title needed

Alhamdulillah.. Semoga bisa terus seperti ini. Denganmu atau bukan, itu masalah belakangan. Yang penting saya bisa terus seperti ini. Ini salah satu mimpi saya. Kembali berhusnudzon, percaya pada LoA, memperbaiki dan memantaskan diri. Jika pada akhirnya kamu hanya sebatas perantara, itu sungguh tak mengapa. Semangaaaat!

Thursday, 18 September 2014

(bukan) Pulang

Ketika orang-orang menulis artikel mengenai kata pulang, maka aku kebalikkannya. Pergi? Entahlah. Yang jelas, aku ingin seperti orang-orang, menulis artikel pulang.

Aku lahir, dibesarkan dan tinggal di kota Tasikmalaya hingga sekarang. Belum memiliki kesempatan bagaimana rasanya kota Tasikmalaya aku jadikan tempat pulang. Bukan, bukan aku ingin melupakan. Melainkan aku ingin Tasikmalaya menjadi kota yang selalu aku rindukan. Ya, kamu tahu maksudku. Sesuatu akan terasa lebih berarti ketika kamu tak bersamanya lagi, bukan?

Kebersamaanku selama ini dengan Tasikmalaya membuat Tasikmalaya terlihat hanya sebagai kota biasa. Padahal itu tak semestinya. Tasikmalaya bukan kota biasa, seperti kata orang-orang.

Aku ingin memiliki kesempatan untuk merindukan, lalu pulang..