Monday, 31 October 2011

;D

Actually, I'm not in the mood to posting, but ya I just wanna say that I am happy enough today! Went to desy's home to "liliwetan" together w/ my new friends. Alhamdulillah ;). Lumayan. Semoga....... aamiin!

Sunday, 23 October 2011

terima kasih

Sudah lumayan agak betah ya, alhamdulillah. Terima kasih.
Cuma tetep aja gue masih kadang suka galau juga. Gue juga suka masih bingung. Sebenernya gue pengen ada di tempat ini gak sih? kalo misalnya nggak, kenapa gue dulu seneng -bahkan sampe nangis- pas pengumuman snmptn tulis yang menyatakan gue masuk sini? Terus kalo misalnya ini emang yang gue pinginin, kenapa gue sering galau -bahkan juga sampe nangis- kalo liat foto-foto orang lain disana, dimana-mana?
Hari ini gue nangis, sejadi-jadinya orang nangis, saat nggak sengaja ke tumblr punya orang. Di tumblrnya diceritain tentang keinginannya masuk ITB. Sayangnya taun kemarin dia belum punya rizki disana, jadi dia kuliah dulu di tempat lain dan masuk jurusan yang bukan keinginannya. Dia ngeluh. Tentu. Siapa yang gak bakal ngeluh coba? kita kalo jadi dia juga pasti ngeluh kan? tapi alhamdulillah taun ini dia masuk. Ya! Masuk. Ya gue cuma ngebayangin aja, gimana perasaannya. Pasti senengnya bukan main. Senengnya banget. Gue juga pingin kayak gitu. Meskipun kampus impian kita berbeda, tapi gue pengen punya kisah yang sama. Gue ingin taun depan -jika diizinkanNya-, gue ngerasa seneng karena diterima disana. Sama seperti yang dirasain tetehnya, seneng karena masuk ITB. Semoga....

Friday, 21 October 2011

I think people who accept abortion don't entirely understand that...

ashleighknock:
This:

Turns to this:

Which after a bit of pain and work, turns to this:

Which later on turns to this:

And then:

And (this may be the hardest stage of all):

Which turns to this:

And after many years, turns to this:

What people don’t really understand is that they’re not just aborting a fetus.  

They’re destroying a life.

Tuesday, 18 October 2011

flashback

Dari kemarin baca postingan jaman dulu, eh ketagihan baca terus sampe sekarang. Pokoknya pengen baca sampai tamat. Hahahaha labil banget-bangetan ya gue dulu. Apa-apa diomongin. Terus sering banget ada kata-kata "hello long time no post". Aduh pelis deh Heryanti siapa juga kan yang nungguin new blogspost dari elu!-___-. Terus juga sering ada kata-kata "maaf ya tulisannya gak jelas". Hahaha oke dah udah tau gak jelas kok malah di post?! Ha. Ha. Ha--"
Tapi jaman-jamannya dulu tuh kayaknya gue seneng banget. Ya meskipun labil, tapi jaman dulu sih labilnya juga karena hal yang gak penting. Hal yang sepele. Gak kayak sekarang. Complicated ;/. Eh tapi mungkin aja masalah yang gue alami sekarang, 3 sampe 5 tahunan kedepan bakal dirasa sepele. Mungkin. Yes, this is what they usually call "life".
Well, samapai saat ini gue bersyukur sih ya punya ketertarikan untuk blogging. Dan sampai saat ini pun gue masih seneng tuh blogging ;'). Meski memang gak serajin dulu.

Monday, 17 October 2011

Remember!

Inget lho yaaa di atas langit masih ada langitt. Diatas langitt pun masih tetap ada langittt. Inget ya teman, inget ya Heryanti!

Friday, 14 October 2011

yap!



I'm tryin' to love this life. And... yes! I'm gonna love this life soon. This new life. Yes, I promise!

Wednesday, 12 October 2011

Bersikaplah seperti orang tuli

Hey kamu! Ya, kamu Heryanti. Belajar geura ih belajar! Jangan takut salah juga lah. Kamu mah nya heuh. Orang lain yang hebat sekarang juga dulunya teh da pasti pernah salah. Salah itu manusiawi. Ya memang sih yaa ada beberapa orang (termasuk pendidik) yang kurang bisa menerima kesalahan orang lain. Atau feedbacknya yang kurang mengenakkan. Tapi yaa kalo memang hal itu membawakan kerugian bagimu, bersikaplah seperti orang TULI. Jangan dengar omongan-omongan negatif. Ayo pintar-pintar menyerap informasi! Pilih yang positif-positifnya aja ya cantik. Sukses itu bahagia lho. Dan bahagia yang sesungguhnya adalah ketika kamu bisa membahagiakan orang sekitar. Love you bageur, pinter, cerdas, strong, berani. ☺
Keep fighting! ;D

Monday, 10 October 2011

b a i k

Tuhanku yang Maha baik,
Aku ingin menjadi pribadi yang baik
Aku ingin menjadi penerang dikala redup menghinggapi semua orang
Aku ingin menjadi salah satu alasan orang lain bahagia
Aku ingin menjadi penolong yang selalu ada sebelum orang lain meminta tolong
Aku ingin menjadi solusi atas masalah, atau sekedar pembawa solusi pun aku tetap ingin
Aku ingin membantu orang lain, membantu diriku
Jika aku menghadapMu suatu hari nanti, aku ingin tetap hidup selamanya di hati semua orang
Aku ingin baik. Aku ingin baik. Aku ingin baik.



Tuhanku,
Buanglah rasa malas dariku, jauhkan aku darinya
Buang segala keburukan dan kesedihan dariku
Aku tahu bahwasannya kebahagiaanku itu terletak pada hatiku, tapi izinkan aku memintaMu untuk senantiasa menghujaniku dengan kebahagiaan
Karena, Engkau juga kan yang membolak-balikkan hati ini?
Jangan biarkan aku merasa sedih, apalagi menjadi pembawa kesedihan
Jangan biarkan aku larut dalam kekecewaan yang sebenarnya aku ciptakan sendiri
Aku ingin menjadi pribadi baik, Tuhanku. Karena aku tahu, menjadi pribadi baik itu enak, kan?

Friday, 7 October 2011

memang benar sama atau....?

Disini, di tempat baru ini ada orang-orang yang mengingatkan gue pada temen SMA dulu. Disini ada kloningan nya si bebs tukang ngelawak, ada yang mirip umi yang islami, ada yang suka gak jelas mirip babay, laki-laki pendiem mirip hendra, bahkan ada yang wajahnya mirip bu endah perpus. Ada juga kakak kelas yang entah sifat atau pembawaannya, dirasa mirip sama a fahmi sama a amar.

Ah ya... entah semua itu memang benar seperti itu atau hanya gue saja yang berusaha menyama-nyamakan agar terasa mirip SMA?

Wednesday, 5 October 2011

it's been 1 month

Yap! Sebulan sudah gue berada disini. Di lingkungan baru, dengan teman-teman baru, pendidik-pendidik baru, kelas baru, MASJID dan PERPUS yang baru pula. Belum ada yang terlalu menyenangkan. Belum ada yang membuat gue terlalu betah. Yaa mungkin kalo ketawa-ketiwi di kelas sih kadang udah mulai juga ya. Sepertinya sekarang ini gue masih terhipnotis dengan masa-masa SMA yang terlalu berarti, terlalu nyaman, terlalu gokil buat gue. Sorry to say this, but yea i haven't felt comfotable yet with this new life. Feel nya itu belum kerasa banget. Ke-seru-an jadi mahasiswi nya tuh belum dapet. Belum menemukan yang bener-bener klop. Yang paling penting sih ya sampai saat ini gue belum menemukan orang-orang yang bisa diajak autis bareng. Itupun entah bakal menemukan nantinya atau nggak. Gue kangen suasana sekolah dulu. Di kelas botram, main uno, master of number-master of number-an di papan tulis, joget-jogetan gak jelas, deg-degan tiap pelajaran kimia, ngeledekin anak kelas, diledekin anak kelas, bikin video gak jelas, nonton bareng pake proyektor di kelas, nyontek-nyontekan, kadang juga sebel-sebelan, nangis-nangisan pas nyelesain masalah sama eleveners, ricuh pas jadi suporter bola waktu liga marta, olahraga, minta downloadin film ke guru TIK, nongkrong di perpus, tiduran di masjid, dan yang paling penting tuh AUTIS-AUTISan!

Selama sebulan ini, ada beberapa orang yang udah lumayan bisa ketebak sifat luarnya. Entah itu benar apa enggak yang jelas ini memang penilaian subjektif dari diri gue sendiri. Ada yang sopan dan lemah lembut, ada yang suka tidak menghiraukan omongan orang lain, keras kepala persis gue, tukang lawak, ngerasa paling, ceria, gampang lupa sama temen, rajin daaaan entahlah. Tapi emang kebanyakan sih temen-temen baru ini pada rajin-rajin, entah itu ceweknya ataupun cowoknya.



NOTES; jika ada yang ngerasa dirinya kesebut terus ngerasa sakit hati, maaf lho yah gue gak bermaksud. Gue nulis ini cuma sekedar curhatan biasa. Gue sama sekali tidak berniat menyalahkan orang lain.  Karena gue udah sangat tahu kok kalau gue adalah satu-satunya yang berhak bahkan wajib disalahkan. Gue belum terlalu mahir beradaptasi dengan cepat. Ya beginilah hasilnya.
HH... semoga secepatnya gue bisa menemukan yang sehaluan ya disini. Biar gak galau wae ;') Apalagi setelah tau kalo gue bakal stay disini.