Saturday, 30 April 2011

Korban Film

Kau tahu apa yang menurutku paling menyedihkan ? adalah ketika kamu mengharapkan sesuatu, berjuang untuknya, tetapi di akhirnya kau tak kunjung mendapatkan perbaikan. Mungkin blogpost ini aku tulis berkat terinspirasi dari film yang  beberapa minggu lalu aku tonton  di kelas. Film dari Thailand Crazy blablabla Love (gatau judulnya apaan). Ya, menurutku sesakit, sengenes apapun yang di rasakan Nam dan P’Shone, tetap saja mereka mengukir cerita yang indah. Karena diakhirnya mereka bahagia. Itulah yang benar-benar selalu aku inginkan. Bukankah itu hanya Film ? lalu bagaimana dengan aku, kau dan mereka ? akankah kita memiliki cerita yang berujung bahagia juga ?

Kali ini aku sudah tidak terlalu perduli dengan kejadian yang terjadi di tengah cerita, aku bahkan lebih rela jika harus menderita di tengah cerita asal akhirnya bahagia. Yang aku takutkan, aku tak akan bisa bertemu dengan ujung yang bahagia itu.

Tuesday, 19 April 2011

Getting worse or better ?

Mungkin saja memang sudah sedikit ada perubahan, namun aku tetap tak mau mempercepatnya. Akan kubiarkan ia berjalan dengan sendirinya, pergi dengan sendirinya, sebagaimana ia datang dengan sendirinya tanpa pernah sengaja aku undang. Bukan berarti aku ingin memperburuk diri, menghukum diri dengan membiarkan berada dalam ketidak untungan ini, bukan sama sekali! Melainkan aku hanya ingin membiarkannya saja, mengalir seperti air. Meski memang akan ada arus atau batu disana, tapi aku tetap ingin membiarkan arus itu yang akan membawa ia ke muaranya. Tidak perduli berapa kali harus menghadang batu. Karena toh pada akhirnya, ia akan menemukan muaranya sendiri, bukan ?

Ya, mungkin kali ini aku ingin menjadi lebih, lebih dan lebih egois terhadap diri sendiri. Biarkan aku seperti itu. Menikmati tabrakan-tabrakanku dengan batu, membiarkan diri terombang-ambing arus, dan menikmati ketidakuntungan ini selagi aku mampu menikmatinya.